Jomegatan (26/9) Panitia Merti Dusun Jomegatan menyelenggaraan Pagelaran Wayang Wong "Durga Ruwat". Acara ini adalah puncak Peringatan Merti Dusun Jomegatan, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul
Acara ini dihadiri oleh Lurah Desa Ngestiharjo Fathoni Aribowo, Ketua BPD Karip Setyaadi, Babinsa Desa Ngestiharjo Sertu Sugiyono, Bhabinkamtibmas Desa Ngestiharjo Bripka Budi Sunaryo, Pamong Desa Ngestiharjo, Dukuh Desa Ngestiharjo dan warga masyarakat sekitar.
Kisah Durga Ruwat
Batari Durga adalah istri dari Batara Guru yang dikutuk oleh suami nya sendiri karena melakukan kesalahan. Durga dikutuk menjadi berwajah jelek dan dibuang ke Hutan Setra Gandamayit.
Batari Guru berkata hanya anak bungsu putra Pandudewata yaitu Sadewa yang mampu mengangkat kutukan itu.
Berbagai cara dilakukan oleh Durga agar bisa membujuk Sadewa agar mau ikut ke Hutan Gandamayit tapi selalu gagal.
Akhirnya dengan tipu dayanya, Sadewa berhasil dibawa ke Hutan Setra Gandamayit dengan cara mengalahkan semua anggota Pandawa dengan pasukan raksasa nya..
Sadewa yang tidak tau apa-apa dibujuk untuk mengangkat kutukan Batari Durga agar bisa kembali cantik jelita. Namun Sadewa tidak bisa menolak dan dilukai oleh Batari Durga sampai pingsan.
Batari Guru yang mengetahui hal ini merasa tidak tega dan kemudian menyembuhkan luka Sadewa.
Sadewa yang sudah sembuh akhirnya berkumpul dengan saudara Pandawa nya berikut dengan Batari Guru, Batari Durga dan pasukannya.
Sadewa akhirnya dengan ijin Batara Guru dapat mengangkat kutukan Batari Durga. Batari Durga, sang istri Batara Guru akhirnya kembali ke wujud cantik jelita nya.....
Sekian terima kasih.