Yogyakarta (30/06) Biro Tapem Setda DIY menyelenggarakan Forum Ground Discussion kajian Monitoring Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Penyelenggaraan Kalurahan di Ruang Rapat Dharma Praja Lt III Biro Tapem Setda DIY , Kepatihan, Danurejan, Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Kominfo DIY, perwakilan Dinas Kominfo Kota Yogyakarta, Kab. Bantul, Kulon Progo, Sleman, Gunung Kidul, dan beberapa perwakilan Kalurahan se DIY serta narasumber.
Narasumber Pertama adalah Bapak Muhammad Ikhsan dari Dinas PMD Kabupaten Kulonprogo. Beliau menyampaikan Peran Pemerintah Kalurahan di Kulon Progo dalam pembangunan aplikasi/sistem informasi berbasis kalurahan untuk penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Beliau menjelaskan dasar hukum penerapan TIK , manfaat TIK dan jenis aplikasi yang dipakai pemerintahan di Kabupaten Kulonprogo serta peran Dinas PMD dalam pemanfaatan dan penerapan TIK.
Narasumber kedua adalah Bapak Tri Hartono selaku Kepala Dinas Kominfosan Kota Yogyakarta. Beliau menjelaskan aplikasi/sistem informasi penyelenggaraan pemerintahaan Kalurahan dan pelayanan publik di Kota Yogyakarta. beliau menyampaikan beberapa poin yaitu pentingnya koordinasi antar instansi agar lebih terarah, pentingnya komputerisasi agar lebih cepat dan mudah serta mari rumuskan masalah kalurahan. Beliau juga menjelaskan mengenai JSS (Jogja Smart Service) yang merupakan aplikasi yang menyederhanakan banyak aplikasi menjadi satu.
Narasumber ketiga adalah Nur Jayanto selaku Carik Kalurahan Srimulyo. Beliau menjelaskan prestasi Srimulyo, aplikasi/sistem informasi yang sudah dikembangkan Srimulyo.
Narasumber terakhir adalah Anggoro selaku Tenaga Ahli Perancang Sinkal. Beliau menjelaskan mengenai SINKAL. SINKAL tidak akan membebani admin, SINKAL juga mengembangkan diri sebagai salah satu wadah aplikasi untuk semua data dan untuk menyederhanakan layanan publik.