Trirenggo (17/06) Dinas Sosial Kabupaten Bantul menyelenggarakan Workshop Pembentukan Kalurahan Inklusi di Aula Kalurahan Trirenggo, Bantul. Acara ini dihadiri Perwakilan Dinas Sosial, Bapak Nanang Mujianto dari Dinas PMK, Ibu Juni Fathonah dari Sigab Indonesia dan perwakilan Kalurahan se Bantul.
Acara dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan workshop. Acara ini dimoderatori oleh Dian Pangesti dari Dinsos Bantul. Acara dilanjutkan dengan materi.
Materi Pertama oleh Ibu Juni Fathonah dari Sigab Indonesia. SIGAB adalah Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel Indonesia, sebuah organisasi non-pemerintah yang independen, nirlaba, dan non-partisan. SIGAB didirikan di Yogyakarta pada tanggal 5 Mei 2003 dengan tujuan utama untuk membela dan memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas di seluruh Indonesia. Beliau berhadap banyak kalurahan di Kabupaten Bantuk menjadi Kalurahan Inklusi dimana kondisi kehidupan di kalurahan yang setiap warganya bersedia secara sukarela untuk membuka ruang kehidupan dan penghidupan bagi semua warga desa yang diatur dan diurus secara terbuka, ramah dan meniadakan hambatan untuk bisa berpartisipasi secara setara, saling menghargai serta merangkul setiap perbedaan dalam pembangunan. Data Difabel kalurahan harus ditata secara baik dan difabel terlibat dalam semua proses.
Materi kedua disampaikan oleh Bapak Nanang Mujianto dari Dinas PMK. Beliau menyampaikan bahwa desa di Bantul sudah mengakomodasi difabel baik dalam BLT DD ataupun kegiatan lain walaupun masih tahap minimal. Diharapkan ke depan, Kalurahan se Bantul dapat mengakomodasi kebutuhan difabel.